Home » , , » Cara Membuat Tempe Berkualitas

Cara Membuat Tempe Berkualitas

Written By galih pamungkas on Sabtu, 08 September 2012 | 10.32

Pembuatan Tempe
Tempe

Tempe adalah makanan khas indonesia yang memnca negara, kini kita tidak hanya di Indonesia untuk menikmati Tempe, karena tempe sudah di kenal oleh banyak orang di banyak tempat di dunia

Bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi Tempe di jadikan sebagai alternative untuk menggantikan daging, kandungan tempe yang hampir sama dengan daging, dan merupakan vegetarian menjadi salah satu alasan kenapa tempe menjadi pengganti makanan yang baik untuk kita

Berbahan dasar kedelai tmpe di buat dengan sangat teliti untuk menghasilkan tempe yang berkualitas tinggi dan rasa yang terjamin


Tempe yang baik terbuat dari kacang kedelai asli dan plihan serta tanpa bahan campuran kacang kacangan lain untuk menjaga kualitas tempe yang baik, prosedur pengolahan harus dilakukan dengan cermat. sebagai dasar pembuatan tempe kita harus menyiapkan proses menumbuhkan spora jamur tempe, yaitu Rhizopus sp., pada biji kedelai.

Dalam pertumbuhannya, Rhizopus sp. membentuk benang-benang yang disebut sebagai benang hifa. Benang-benang hifa ini mengikatkan biji kedalai yang satu dengan biji kedelai lainnya, sehingga biji-biji kedelai ini membentuk suatu massa yang kompak. Massa kedelai inilah yang selanjutnya disebut sebagai tempe.



untuk memperoleh hasil yang baik dan tahan lama, ketika proses pembuatan tempe yang harus diperhatikan mengenai sanitasi dan kemurnian bibit yang digunakan untuk bahan bahan.

A. ALAT DAN BAHAN

B. 1 ALAT

- Baskom

-Saringan

- Dandang

- Kipas Angin /Kipas

-Sotel kayu

-Tampah

- Kompor

-Peralatan lain yang diperlukan

B. 2 BAHAN

-Kacang kedelai

-Ragi tempe (inokulum RAPRIMA) atau biakan murni Rhizopus sp.

-Kantong plastik, atau daun pisang, atau daun jati.

B. CARA KERJA

Cucilah tampah, ayakan, kipas dan cukil yang akan digunakan, kemudian dikeringkan.
Bersihkan kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian cuci hingga bersih.
Rendam kacang kedelai yang telah dicuci bersih selama 12-18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi agar biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin ).
Lepaskan kulit biji kedelai yang telah lunak, kemudian cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih.
Kukus / rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.
Setelah biji kedelai terasa empuk, tuangkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah dibersihkan, lalu diangin-angin dengan kipas/ kipas angin sambil diaduk-aduk hingga biji-biji tersebut terasa hangat.
Taburkan ragi tempe (RAPRIMA) yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1,5 gram ragi tempe untuk 2 kg kedelai). 8. Siapkan kantong plastik atau daun pisang, atau daun jati untuk pembungkus. Bila kantong plastik yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang-lubang kecil pada kantong tersebut dengan menggunakan lidi atau garpu.
Masukan kedelai yang telah diberi ragi tempe (RAPRIMA) ke dalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera
Proses fermentasi kacang kedelai ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutupi jamur.

Catatan:
1.Kebersihan adalah hal yang penting dalam pembuatan Tempe yang baik.
2. suhu udara yang hangat akan mempercepat permentasi tempe.


Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang